MENCOBA MENGHADIRKAN KEBERADAAN BENDA-BENDA YANG BERHUBUNGAN DENGAN TATA CARA KEHIDUPAN DAN BUDAYA CINA PERANAKAN DI INDONESIA PADA JAMAN DULU SECARA BEBAS DAN SUBYEKTIF.

Thursday, December 15, 2016

JIANGSU LI TAO YIXING TEAPOT 江苏省立陶业工厂 宜兴紫砂
















1 TEKO YIXING LI XING
Keramik terakota berglasir
Awal Repubrik / 1917 - 1919, Yixing, Jiangsu, Cina
Marking 8 huruf Hanji ' Jiangsu Sheng Li Tao Ye Gonchang'
Sekitar 10 cm x 17 cm, tinggi 10 cm
Ada 1 hairline halus pada tutup, hampir tak terlihat tapi ada

Perusahaan Jiangsu Li Tao di dirikan pada 1917 di desa Shushan kota Yixing.
Termasuk perusahaan teko Yixing terawal di masa akhir Dinasty Qing, awal Republik.
Perusahaan teko yang banyak mempekerjakan seniman teko terkenal seperti Fan Dasheng atau Ye Dexi sebagai artis utamanya.
Perusahaan yang sebagian modalnya ikut di biayai oleh pemerintah Cina ini tidak bertahan lama.
Karena pengelolaan manejemen yang buruk, perusahaan ini gulung tikar pada akhir1919, atau berkisar kurang dari 3 tahun sejak awal berdiri.

Dalam rentang waktu berdiri yang termasuk singkat, tidak banyak teko buatan perusahaan ini yang tersisa, beberapa teko termasuk yang berglasir kilap / polished seperti ini telah menjadi bagian dari koleksi Nanjing Museum di Cina.

1 teko ini :
Zold - Thailand

Friday, December 9, 2016

CHINESE YIXING TEA BOAT















1 BUAH 'TEA BOAT' YIXING
Lukis pasta warna di atas terracotta Yixing
1970an, Yixing, Jiangsu, Cina
Marking 4 huruf Hanji ' Zhou Boliang Zhi'
30 cm x 20,5 cm. Tinggi sekitar 7,5 cm
Kondisi relatif baik dan utuh

Tea boat adalah perlengkapan wajib untuk ritual minum teh tradisi Cina.
Dipergunakan untuk menuang teh, menyajikan atau 'memandikan' si teko Yixing.
Seduhan pertama dari teh biasanya jarang untuk diminum, tetapi dipergunakan untuk mengguyur seluruh tubuh si teko Yixing, semakin sering dia di 'mandikan' semakin indah patina pada kulit si teko, sebuah tradisi perawatan dan penghormatan pada si teko tanah liat Yixing.

1 buah tea boat tampa kawan-kawannya :
Zold - Manado

Thursday, December 8, 2016

CHINESE YIXING SPITTOON / TEA WASTE BOWL 曹恆順製_宜興紫砂













1 BUAH PAIDON / WADAH AMPAS TEH YIXING
Lukis enamel dan glasir di atas terakota
Awal abad 20 / 1920an, Yixing, Jiangsu, Cina
Marking 8 huruf Hanji ' Cao Hengshun Zhi - Yixing Zisha '
Diameter 9,5 cm, tinggi sekitar 6,5 cm
Ada 2 chip pada bibir luar atas

Yixing dengan bentuk seperti ini kemungkinan hanya diedarkan pada kalangan Peranakan Cina di Asia Tenggara, tidak banyak dijumpai dibandingkan bentuk Yixing lainnya seperti teko, cawan ataupun pot wadah bonsai.

Dipergunakan sebagai paidon untuk membuang ludah ampas sirih kinangan, sehingga wadah Yixing ini menjadi bagian yang unik dalam perangkat set kinangan Peranakan.
Atau bisa juga difungsikan sebagai wadah untuk menampung sisa buangan ampas teh dari dalam cangkir, melengkapi perangkat set teko Yixing.
Bagian dalam yang berglasir bertujuan mempermudah proses pembersihan untuk ke-dua fungsi benda ini diatas.
Thanks Mr. T

1 buah benda ini, tampa perangkat lainnya :
Zold - Tanggerang

Monday, December 5, 2016

PERANAKAN FAMILLE ROSE DISH & BOWL













1 SET MANGKOK PIRING PERANAKAN MOTIF BUAH 'KELIMPAHAN'
Porselen lukis enamel diatas glasir
Abad 19, periode Tongzhi atau Guangxu, Jingdezhen, Cina
Marking stamp 4 huruf, kabur, sulit terbaca
Mangkok : diameter 16 cm, tinggi 6,2 cm
Piring : diameter 16,5 cm, tinggi 3 cm
Benda terpakai yang masih baik dan utuh, ada sedikit-sedikit enamel yang aus

Mangkok  'Chinese Export' abad 19 yang sering dijumpai di rumah Peranakan Cina. Dipergunakan untuk perayaan, seperti tahun baru atau pesta ulang tahun.
Bermotif huruf Shou, kelelawar dan buah 3 kelimpahan.
Huruf lambang SHOU mempunyai banyak versi bentuk, yang kesemuanya mengartikan usia panjang, dan kelelawar merepresentasikan kebahagian dan keberuntungan.
Kedua motif tadi adalah pengiring atau pengisi, untuk menambah kuat magna pada motif utama, seperti gitar yang mengiringi nyanyian lagu.

Motif utama adalah kumpulan buah keberuntungan yang dikenal dengan nama '3 keberlimpahan' , terdiri dari buah Persik / peach ( panjang usia), Delima ( banyak anak / keturunan ) dan Citron tangan Buddha yang memberikan berkat kebahagiaan.
Kadang Citron /jeruk jari Buddha dalam kumpulan buah penuh berkat ini diartikan juga sebagai harta atau uang.
Memiliki semua kelimpahan dari 3 buah diatas lengkaplah pokok utama hidup duniawi manusia, panjang umur, banyak anak dan harta berlimpah yang dinaungi oleh kebahagiaan.

1 set piring mangkok :
Zold - Batam

ref' 3 kelimpahan ' : Chinese Art, A Guide to Motifs & Visual Imagery By Patricia Bjaaland Welch