MENCOBA MENGHADIRKAN KEBERADAAN BENDA-BENDA YANG BERHUBUNGAN DENGAN TATA CARA KEHIDUPAN DAN BUDAYA CINA PERANAKAN DI INDONESIA PADA JAMAN DULU SECARA BEBAS DAN SUBYEKTIF.

Sunday, June 21, 2015

STRAITS CHINESE BOLSTER ENDS




SEPASANG TUTUP GULING
Dari logam sejenis alpaka lapis perak dan emas
Awal abad 20, Jawa, Indonesia
Diameter 9,4cm
Benda terpakai, gilding emas sudah sangat pudar

Motifnya lumayan unik karena burung hong-nya dalam posisi saling berhadapan, tidak kembar.

Zold - Jakarta

STRAITS CHINESE BOLSTER END PLATE



TUTUP GULING SEGI DELAPAN
Dari logam sejenis alpaka lapis perak
Awal abad 20, Jawa, Indonesia
7,8cm x 7,7cm
Hanya 1 dari seharusnya sepasang

Rp 200.000,-

STRAITS CHINESE BELT & BUCKLE







SABUK PERANAKAN MOTIF BURUNG
Terbuat dari logam semacam alpaka / alpaca lapis perak, rantai penyambung dari tembaga lapis perak
1920 - 1930an, Jawa Tengah, Indonesia
Kepala sabuk 9,2cm x 8,7cm
Badan sabuk 65cm x 4,5cm
Benda terpakai, ada repair lama pada kepala sabuk, kotak-kotak badan sabuk mungkin sudah ada gantian lama, motif burungnya campur-campur ada 4 motif yang berbeda

Rp 450.000,-

Friday, June 19, 2015

WEST JAVA BELT & BUCKLE II






PENDING & SABUK PERANAKAN JAWA BARAT
Semacam alpaka dan tembaga, gilding emas
1920 - 1940an, Jawa Barat, Indonesia
Pending 11cm x 7,3cm
Tali sabuk 61,5cm x 3,3cm
Benda terpakai, lapisan gilding emas sudah hampir hilang semua, ada patah pada salah satu engsel dan ada 1 kotak sabuk yg ukirannya hilang sebagian.

Zold - Surabaya

Monday, June 15, 2015

WEST JAVA BELT & BUCKLE










PENDING & SABUK CINA PERANAKAN
Tembaga lapis perak gilding / sepuh emas
Akhir abad 19 / awal abad 20, Jawa Barat, INDONESIA
Pending 10cm x 7,3cm
Tali sabuk 71,5cm x 3,4cm
Benda terpakai, ada bagian pinggir yg cuil dan bagian tengah yg retak, gilding emas pada kepala sabuk banyak hilang, lapis perak masih baik.

Sabuk Peranakan Cina yang juga dipakai oleh etnis Melayu, bentuk dan motifnya khas, begitu juga cara pembuatannya yang terdiri dari tempelan logam kecil-kecil yang rumit. Begitu kecilnya ( juga sederhana ), sehingga motif orang, unggas, kelelawar dan bunga baru lebih agak jelas kalau dilihat dengan kaca pembesar. Karakter bentuk sabuk yang hanya ditemukan didaerah Jawa, terutama Jawa Barat, tidak di Sumatra, apalagi di negara lain walaupun sama-sama mempunyai etnis Cina Peranakan.

Zold - Jakarta

Monday, June 8, 2015

CHINESE CHAOZHOU FENGXI PORCELAIN BOWL













11 MANGKOK LUKIS BUNGA
Keramik porselen lukis tangan biru, hijau dan merah muda di bawah glasir
1920 - 1930an, Chaozhou, Guangdong, Cina.
10 buah diameter 17 - 17,5 cm, tinggi sekitar 6 cm
1 buah diameter 15,2cm, tinggi 5,6 cm
Benda terpakai yang relatif baik, ada beberapa cacat pembakaran,
1 buah warna menguning dan warna merah tidak jelas
2 buah ada cuil kecil dan 1 buah ada hairline / retak rambut tipis

Tidak seperti mangkok rakyat lukis lainnya yg warna enamelnya diatas glasir, mangkok ini warnanya ada dibawah glasir, sehingga motifnya tidak mudah rusak karena pemakaian dan usia.

11 manhkok ini :
Zold - Makassar

Sunday, June 7, 2015

CHINESE SHIWAN GREEN GLAZED TEAPOT











TEKO HIJAU SHIWAN
Keramik 'stoneware' glasir hijau
Akhir abad 19, Shiwan, Guangdong, Cina.
19cm x 20cm, tinggi 20,5cm
Benda terpakai yang relatif masih baik, ada 1 cacat pembakaran dan tampa tutup

Keramik buatan daerah Shiwan ( Shiwan ware ) mempunyai karakter yang berbeda dengan keramik dari daerah propinsi Guangdong ( Kwantung ) lainnya.
Keramiknya memang bukan bakaran tinggi sampai menjadi porselen, tapi keindahannya bukan pada kualitas keramiknya, tapi pada bentuk dan glasir warnanya yang menyenangkan.

Bahan tanahnya kebanyakan berwarna krem keabu-abuan, warna glasirnya pekat dan tebal, banyak mengikuti pola glasir warna sancai dan glasir flambe Jun.
Produksi dari Shiwan kebanyakan untuk kebutuhan masyarakat umum, beberapa benda keramik yang sering kita jumpai di Indonesia diantaranya seperti pot tanaman lambe biru / bibir biru, pot tanaman dinding, guci gendang hijau / biru, kamceng hijau / coklat motif timbul binatang, loster angin-angin hijau dan lain-lain.
Selain untuk kebutuhan rumah tangga, Shiwan juga dikenal banyak membuat patung-patung figure dewa dan binatang, baik untuk perorangan atau untuk klenteng / vihara, terutama hiasan diatas gentengnya.

Beberapa produk tadi selain dibuat di Shiwan, juga ada yang mirip-mirip tapi hasil produksi dari Vietnam, yang mana pembuat dari daerarah ini dulunya adalah pendatang dari daerah Shiwan, sehingga mewarisi tehnik dan ilmu keramik dari daerah asalnya,

1 buah teko tampa tutup ini, yang dapat dialih fungsikan menjadi vas bunga :
Zold - Palembang